Pengertian Manajemen Beserta Fungsi, Prinsip dan Macam-macamnya [LENGKAP]

PENGERTIAN MANAJEMEN – Manajemen adalah suatu proses yang dilakukan dengan tujuan untuk mencapai sebuah organisasi dengan cara bekerja dalam kelompok atau tim.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas apa itu manajemen? Manajemen adalah sebuah seni yang digunakan untuk mengatur sesuatu, baik itu orang maupun sebuah pekerjaan. Pengertian Manajemen adalah suatu proses yang dilaksanakan untuk mencapai suatu tujuan suatu organisasi dengan bekerja sama dalam sebuah kelompok.

Dalam sebuah pelaksanaannya, manajemen mempunyai subjek dan objek. Subjek adalah orang yang kerjanya mengatur, sedangkan adalah orang yang diatur.

Pengertian Manajemen

pengertian manajemen fungsi manajemen macam jenis manajemen
dictio.id

Manajemen adalah ilmu yang sangat luas, bahkan asal-usul ilmu ini mulai ada belum diketahui. Karena ilmu manajemen adalah ilmu yang sangat penting dan berguna bukan hanya dalam ilmu bisnis, bahkan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Manajemen Secara Etimologi

Pengertian manajemen secara etimologi atau bahasa berasal dari bahasa Prancis kuno yaitu ménagement yang artinya adalah seni melaksanakan dan juga mengatur. Dari asal usul katanya saja sudah bisa kita tebak bahwa sebenarnya manajemen adalah sebuah seni. Mengapa seni? Simple saja, karena apabila kita telah memasuki dunia manajemen, maka kita akan menemukan keindahannya.

Lalu dimanaka letak keindahannya? Memang, sebuah seni itu relatif. Akan tetapi kita memiliki pendapat atau asumsi yang sama bahwa apapun yang teratur, terstruktur dan rapi itu indah. Sebagai contoh sederhananya adalah ranting sebuah pohon.

Ranting pohon akan menjalar tumbuh tidak teratur, akan tetapi ketidak teraturannya itu teratur sehingga tercipta sebuah keindahan. Contoh lainnya adalah corak batik. Corak batik kebanyakan “hanya” seperti goresan gambar yang tidak memiliki pola. Tetapi, ketidak teraturannya dalam corak batik itu teratur sehingga terciptalah keindahan atau “seni”.

Lalu apa hubungannya dengan manajemen? Ingat definisi diatas, manajemen itu memiliki tujuan untuk mengatur. Logikanya, manajemen ada untuk mengatur sesuatau yang sebelumnya belum teratur. Ataupun mencari sebuah keteraturan dalam sebuah ketidak teraturan sehingga terciptalah sebuah pola yang baru.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

pengertian manajemen fungsi manajemen macam jenis manajemen
keepsoh.com

Beberapa ahli di bidang ilmu manajemen menjelaskan apa arti manajemen. Pendapat para ahli ini bisa kita jadikan sebagai landasan untuk lebih memahami tentang ilmu manajemen.

Berikut adalah definisi manajemen menurut para ahli:

Mary parker Follet

Pengertian manajemen Menurut Mary Parker Follet adalah sebuah seni untuk menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Dengan kata lain, seorang manajer memiliki tugas untuk mengatur dan mengarahkan orang lain dalam mencapai tujuan sebuah organisasi.

George R. Terry

Pengertian manajemen menurut George Robert Terry adalah suatu proses yang khas terdiri dari beberapa tindakan dari beberapa perencanaan, menggerakkan, pengorganisasian dan pengawasan. Semua itu dilakukan untuk menentukan dan mencapai target atau sasaran yang akan dicapai dengan memanfaatkan semua sumber daya, termasuk sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

Henry Fayol

Pengertian manajemen Henry Fayol adalah suatu proses perencanaan, mengkoordinasi, mengorganisasi dan pengawasan atau kontrol terhadap sumber daya yang ada agar mencapai tujuan secara efektif dan juga efisien.

Ricky W. Griffin

Pengertian manajemen menurut RIcky W. Griffin adalah sebuah proses perencanaan, proses koordinasi, proses organisasi dan proses kontrol pada sumber daya untuk mencapai tujuan dengan efektif dan efisien. Efisien berarti tujuan bisa dicapai sesuai rencana, sedangkan efisien artinya tugas dijalankan dengan benar, terorganisir dan selesai sesuai dengan jadwal.

Lawrence A. Appley

Pengertian manajemen Lawrence A. Appley  arti manajemen adalah suatu keahlian yang dimiliki seseorang atau organisasi untuk menggerakkan orang lain suapay mau melakukan sesuatu.

Oey Liang Lee

Pengertian manajemen menurut Oey Liang Lee adalah ilmu atau seni dalam perencanaan, penyusunan, pengarahan, penyusunan, pengorganisasian dan pengendalian pada sumebr daya yang ada untuk menggapai tujuan yang sudah ditentukan sebelumnya.

Hilman

Pengertian manajemen menurut Hilman adalah fungsi untuk mencapai sebuah tujuan melalui perantara kegiatan orang lain dan juga usaha-usaha setiap individu untuk mencapai tujuan yang sama.

Dr. Ahuja

Menurut Dr. Ahujae, pengertian dari manajemen adalah pihak-pihak yang menawarkan atau menyediakan jasa pada bidang yang berhubungan dengan manajemen.

Renville Siagian

Pengertian manajemen menurut Renville Siagian adalah salah satu bidang usaha yang bergerak pada bidang jasa pelayanan yang dikelola oleh tenaga ahli yang sudah terlatih dan berpengalaman.

Dr. Bennet N.B Silalahi, M.A

Pengertian manajemen menurut Dr. Bennet N.B Silalahi, M.A adalah ilmu perilaku yang terdiri dari aspek sosial eksak bukan dari tanggung jawab keselamatan serta kesehatan kerja baik dari sisi perencanaannya.

James A.F.Stoner

Pengertian manajemen menurut James A.F.Stoner manajemen adalah proses dalam membuat sebuah perencanaan prngorganisasai, pengendalian dan juga memimpin berbagai usaha dari aggota entitas/organisasi dan juga menggunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Untuk lebih lengkapnya saya sudah menulis 20 definisi manajemen menurut pendapat para ahli,, akan tetapi tidak dapat menjamin kata-katanya sama 100%. Karena setiap bahasa dan terjemahan itu penafsirannya berbeda-beda, tergantung pada orang yang menerjemahkannya.

Apa Saja Fungsi Manajemen?

pengertian manajemen fungsi manajemen macam jenis manajemen
uangteman.com

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas bahwa manajemen itu ada berguna untuk mengatur. Mengatur apa? Ya tentu saja untuk mengatur apapun yang perlu diatur. Simpel, manajemen itu dapat diterapkan dalam kehidpan sehari-hari. Contoh sederhanya yaitu manajemen file dan folder dalam komputer.

Fungsi Manajemen

pengertian manajemen fungsi manajemen macam jenis manajemen diagram fungsi manajemen
keepsoh.com

Seseorang jika sudah terbiasa membuat manajemen, maka ia tidak akan nyaman apabila apapun yang ada disekitarnya itu berantakan. Karena, inti dari manajemen adalah agar kita mudah untuk mengelolanya. Jika itu file atau folder, berarti kita mudah untuk mencari file atau folder tersebut saat dibutuhkan.

Dalam teorinya terdapat 5 fungsi utama manajemen, yaitu:

1. Perencanaan (Planning)

pengertian manajemen fungsi manajemen macam jenis manajemen
ramesia.com

Proses perencanaan ini berfungsi untuk menentukan tujuan dari perusahaan atau organisasi dalam bentuk visi dan misi baik jangka panjang dan jangka pendek. Selain itu, strategi-strategi yang wajib ditempuh juga sudah harus ditentukan dari awal. Agar dalam pelaksanaannya akan mudah untuk mencapai tujuan perusahaan.

2. Mengorganisas (Organizing)

Organizing merupakan fungsi yang berguna untuk mengatur atau mengorganisasi orang-orang yang ada dalam suatu organisasi atau perusahaan. Agar mereka bisa menjalankan peran dan fungsinya masing-masing dengan maksimal. Istilah kerennya dikenal dengan the right man at the right place.

3. Penempatan (Staffing)

Tidak jauh berbeda dengan organizing, staffing memiliki maksud yang lebih luas. Jika organizing lebih kepada memanajemen sumber daya manusia, sedangkan staffing lebih berfokus kepada sumber daya secara umum. Contoh, peralatan dan inventaris yang dimiliki.

4. Mengkoordinasi (Coordinating)

Koordinasi adalah fungsi yang memiliki tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja, membuat suasana pada lingkungan kerja menjadi dinamis, nyaman dan sebagainya. Fungsi ini ditanggung oleh seorang manajer, jadi manajer memiliki fungsi atau tanggung jawab utama untuk mengkoordinasi bawahannya agar dapat meningkatkan performa kerja masing-masing.

5. Mengontrol (Controlling)

Mengontrol merupakan fungsi terakhir dari manajemen, setelah semuanya dilaksanakan maka langkah terakhir yaitu mengontrolnya. Dalam fungsi ini terdapat elemen-elemen penting, contohnya evaluasi dan pembuatan kebijakan baru. Fungsi controlling ini penting agar kerja orang-orang yang didalamnya tidak menurun ke minimal standar, jika bisa akan lebih baik meningkat.

(Selengkapnya baca : 5 Fungsi Manajemen dan Kepemimpinan (Leadership))

Manajer dengan aktif akan melakukan pengawasan pada sumber daya yang telah diorganisasi sebelumnya dan memastikan apa yang seharusnya dikerjakan sesuai dengan apa yang direncanakan. Apabila terdapat kesalahan atau penyimpangan dalam menjalankan tugas, hal itu dapat dikoreksi untuk menjadi pembelajaran pada perencanaan di tahap berikutnya.

Klasifikasi dari masing-masing sumebr daya juga sangat penting untuk menjadi bahan klasifikasi agar tidak menimbulkan dominasi dari manajer saja. Bisnis yang baik adalah bisnis yang anggotanya dapat bekerja sama secara tim dan berjalan secara stimulan. Beberapa hal yang wajib terpenuhi untuk melakukan pengawan, diantaranya yaitu:

  • Jalur (Routing), seorang manajer harus menetapkan jalur untuk memperkecil resiko dan kesalahan yang terjadi
  • Penetapan Waktu (Scheduling), manajer harus mempunyai waktu rutin untuk melakukan pengawasan terhadap anggotanya, contohnya melakukan pengawasan selama satu kali per bulan.
  • Perintah Pelaksanaan (Dispatching), seorang manajer memiliki sikap untuk mendorong dan memerintah agar setiap sumber daya menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
  • Tindak Lanjut (Follow Up), seorang manajer melakukan evaluasi dan memberikan solusi dari segala permasalahan yang terjadi selama proses mencapai tujuan untuk meminimalisir terjadinya kesahalan yang sama.

Contoh dan Macam-macam Manajemen

pengertian manajemen fungsi manajemen macam jenis manajemen
ramesia.com

Dari defenisi dan penjelasan yang sudah dijelaskan diatas, kita tahu bahwa inti dari manajemen adalah mengatur orang lain agar tujuan yang sudah ditentukan dapat tercapai dengan lebih cepat dan efisien.

Apabila tidak ada manajemen yang baik, maka tentu akan sangat sulit untuk bisa mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Oleh sebab itu dalam ilmu manajemen, hal-hal yang perlu diatur (obyek) manajemen itu seperti sumber daya manusianya, tenaga, waktu, alat dan semua hal yang dapat membantu untuk mencapai tujuan.

Dalam penerapannya, ada banyak macam-macam manajemen yang dapat digunakan tergantung pada tujuan ataupun kondisi di lapangan, adapaun macam-macam manajamen diantaranya yaitu:

Manajemen Pemasaran (Marketing Management)

pengertian manajemen fungsi manajemen macam jenis manajemen manajemen pemasaran
keepsoh.com

Pengertian manajemen pemasaran atau marketing adalah seni atau cara-cara yang harus dilakukan untk mencapai segala target dan tujuan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan, dengan cara memanfaatkan, memaksimalkan dan juga mempertimbangkan sumber daya dan peluang yang ada. Setelah itu dilakukan maka diukur apakah strategi terbut efektif atau tidak.

Manajemen ini sangatlah perlu diperhatikan, terutama pada perusahaan yang berskala kecil maupun besar. Setiap definisi pemasaran dan marketing harus menguasai manajemen pemasaran ini, terutama kepala pemasarannya. Karena, pemasaran merupakan ujung tombak dari kehidupan perusahaan. Apabila marketingnya lemah maka pendapatan yang masuk akan turun, jika pendapatan turun otomatis keadaan keuangan perusahaan akan ikut melemah.

Baca juga : Pengertian Manajemen Pemasaran secara Umum dan Fungsinya

Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Manajemen K3)

Pengertian atau definisi dari manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (Manajemen K3) adalah manajemen yang diaplikasikan atau diterapkan di lingkungan kerja, mulai dari struktur organisasi, tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan, prosedural maupun segala sumber daya yang dibutuhkan guna untuk melahirkan lingkungan kerja yang produktif, nayaman, efisien, ideal dan juga aman.

Manajemen K3 ini sangatlah penting diaplikasikan, terutama pada lingkungan kerja yang membutuhkan keterampilan dan kehati-hatian yang tinggi, contohnya pada proyek bangunan, labolatorium, pertambangan, pabrik dll. Apabila manajemen keselamatan dan kesehatan kerja tidak diterapkan dengan baik maka akan sangat mudah terjadi kecelakan dan ketidak efisien pekerjaan, baik dari level pekerja hingga direktur utama.

Jika manajemen K3 diaplikasikan dengan baik pada sebuah perusahaan, maka tujuan-tujuan yang sudah ditentukan sebelumnya akan lebih mudah untuk dicapai karena SOP dan blueprint-nya sudah ditentukan, sehingga jika terjadi sudah ditentukan, maka apabila ada karyawan baru, direksi baru ototmatis semuanya harus diulang dari awal. Hal ini tidak baik bagi perusahaan karena tidak efisien.

Baca juga : Pengertian dan Pembahasan Singkat Manajemen K3

Manajemen Sumber Daya Manusia

Pengertian manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu cabang ilmu manajemen yang secara khusus mempelajalari relasi atau hubungan antara manusia, baik secara personal maupun secara berkelompok ataupun di tempat kerja (objek utamanya adalah manusia) agar setiap orang dapat mengerjakan kerja sama yang efisien dan juga efektif, sehingga tujuan yang diinginkan dapat dicapi dengan baik.

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) biasa dijumpai pada sebuah organisasi, lembaga ataupun perusahaan yang berskala kecil maupun berskala besar seperti lembaga pemerintahan atau perusahaan multi nasional. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) sangat penting untuk diketahui, karena apabila di dalam sebuah organisasi terdapat hubungan yang kurang baik dari setiap individu yang ada di dalamnya, maa roda kegiatan organisasi tersebut tentu tidak dapat berputar dengan efisien, hal tersebut akan berdampak pada tujuan organisasi yang akan sulit dicapai.

Baca juga : Pengertian Manajemen SDM, Fungsi, Sasaran & Modelnya

Manajemen Diri dan Emosi

Pengertian Manajemen diri yaitu sebuah seni atau cara untuk mengendalikan emosi yang ada pada setiap diri manusia, agar emosi tersebut bisa disalurkan dengan baik, sehingga dapat menyelesaikan suatu masalah dengan baik, efisien dan lebih cepat.

Manajemen diri dan emosi ini harus dimiliki oleh setiap pribadi, karena pribadi yang baik mampu memanajemen diri dan emosinya. Bisa dikatakan hampir mustahil seseorang dapat mencapai derajat yang tinggi baik dari segi ilmu maupun harta apabila tidak dapat memanajemen diri dengan baik. Contohnya apabila kita boros dalam mengatur keuangan, maka akan mustahil bisa kaya. Salah satu syarat agar cepat kaya yaitu bisa memanajemen keungan masukan dan pengeluaran dengan baik.

Agar bisa memanajemen keuangan dengan baik, dibutuhkan manajemen emosi yang baik juga. Salah satu contohnya yaitu dengan tidak mudah tergiru untuk membeli barang-barang yang bersifat konsumtif (boros). Belilah barang yang sangat diperlukan, jangan menuruti gengsi dan nafsu ataupun gaya hidup, karena hal tersebut tidak akan ada habisnnya.

Manajemen Organisasi

Manajemen organisasi merupakan cabang dari ilmu manajemen yang berfokus untuk mempelajari proses organisasi, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan dan pengendalian (kontrol) dan juga memimpin setiap sumber daya yang ada di suatu organisasi dengan maksud tujuan untuk mencapai tujuan organisasi yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Dalam sebuah organisasi, baik itu organisasi profit maupun non-profit mempunyai tujuan-tujuan yang ingin dicapai. Mustahil tujuan tersebut dapat dicapai apabila tidak ada manajemen organisasi yang baik dalam organisasi tersebut. Manajemen organisasi ini berhubungan erat dengan manajemen sumber daya manusia. Karena di dalam organisasi objek utamanya adalah manusia-manusia yang terdapat di dalamnya.

Jadi, manajemen organisasi ini berfokus pada manusianya, setelah itu baru kepada elemen-elemen pendukungnya.

Manajemen Labolatorium

Pengertian manajemen labolatorium adalah salah satu cabang ilmu manajemen yang memiliki tujuan untuk menggerakkan orang-orang yang terdapat di dalam labolatorium tersebut (pimpinan sampai pengguna lab) agar dapat mengelola dan menmanfaatkan labolatorium dengan baik sesuai dengan SOP atau standar yang sudah ditentukan.

Setiap labolatorium yang baik pasti memiliki manajemen yang baik. Mulai dari tingkatan pimpinan, penanggung awab lab, hingga ke pengguna labolatorium, sehingga saat memakai labolatorium keselamatan akan lebih teramin. Hal tersebut sangatlah penting, apalagi jika di lablatorium kimia. Apabila tidak ada SOP atau manajemen yang baik, maka kemungkinan keselamatan pengguna lab tidak terjamin yang akan berakibat pada kecelakaan kerja.

Manajemen Hubungan Masyarakat (HUMAS)/Public Relation

Manajemen hubungan masyarakat merupakan salah satu cabang ilmu yang membahas tentang proses atau usaha yang memiliki tujuan untuk membangun dan juga mempertahankan reputasi, komunikasi maupun citra yang baik dan juga bermanfaat antara suatu perusahaan atau organisasi dengan masyarakat setempat.

Setiap perusahaan ataupun organisasi pasti memiliki divisi humas, ini sangat penting karena divisi ini yang memiliki hak mengatur komunikasi dari pihak luar dengan pihak dalam perusahaan. Jadi, manajemen hubungan masyarakat/Public relation yang efisien agar tujuan perusahaan atau organisasi bisa dicapai.

Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah salah satu cabang dari ilmu manajemen, manajemen keuangan memiliki tujuan untuk mengatur dan mempelajari arus keuangan (cashflow) suatu perusahaan atau organisasi agar kondisi keuangannya stabil dan meminimalisir pengeluaran serta mendapatkan pendapatan yang tinggi.

Manajemen keuangan ini begitu penting, karena apabila tidak terdapat manajemen keuangan yang baik, maka kondisi keuangan suatu perusahaan atau organisasi akan menjadi buruk. Jika kondisi perusahaan tidak baik maka umur dari perusahaan tidak akan lama, sebab walau bagaimanapun profit/income merupakan nyawa dari sebuah perusahaan. Tanpa adanya uang yang masuk maka perusahaan tidak dapat memberikan gaji kepada karyawan dan membayar tagihan-tagihan lainnya.

Baca juga : Dasar-dasar Manajemen Keuangan

Manajemen Persediaan

Pengertian manajemen persediaan adalah salah satu cabang dari ilmu manajemen yang bertujuan untuk menjaga stok barang dari sebuah perusahaan atau badan usaha agar stok yang tersedia aman dan terjaga.

Manajemen persediaan ini memiliki kesamaan dengan manajemen gudang, hal tersebut sangatlah penting, terutama bagi perusahaan yang mencakup skala besar. Setiap arus barang yang keluar dan masuk dari gudang harus selalu diawasi dan dicatat agar stok yang ada menjadi aman. Karena, apabila tidak ada manajemen persediaan yang baik maka pencatatan barangnya akan buruk, dan tentu hal ini sangat berpengaruh pada kondisi keuangan perusahaan.

Baca juga : Pengertian Manajemen Persediaan, Jenis dan Tujuannya

Manajemen Kewirausahaan Bisnis

Manjemen kewirausahaan atau bisnis adalah salah satu cabang ilmu manajemen yang berfungsi untuk mengelola suatu bisnis dan usaha agar kondisi keuangannya stabil dan naik yang berpengaruh pada kesejahteraan karyawan. Dalam manajemen kewirausahaan/bisnis dibutuhkan kemampuan untuk memanajemen sumber daya manusia, manajemen emosi, manajemen keuangan, pemasaran dan manajemen persediaan.

Sebuah perusahaan tidak akan berkembang apabila pihak manajemennya buruk, karena jika pihakn manajemennya tidak baik maka kondisi organisasi internal perusahaan akan buruk. Dan hal ini dapat berdampak pada semua divisi perusahaan, yang jika tidak dapat diantisipasi maka perusahaan dapat terancam bangkrut.

Baca juga : Pengertian Manajemen Kewirausahaan

Manajemen Resiko

Manajemen resiko merupakan cabang ilmu manajemen yang memiliki fungsi untuk melakukan pendekatan yang ter-struktur sesuai dengan metodologi untuk mengelola ketidakpastian atau resiko yang berhubungan erat dengan ancaman baik yang berasal dari dalam maupun luar.

Manajemen resiko ini sangatlah penting, terutama di dalam perusahaan yang mempunyai resiko kerja yang tinggi, seperti pada pertambangan, transportasi udara, proyek pembangunan dan lainnya. Agar resiko yang ada bisa diminimalisir tentu manajemen resiko sangat dibutuhkan.

Prinsip-prinsip Manajemen

Setelah kita mengetahui pengertian dan jenis-jenis manajemen, untuk itu selanjutnya kita perlu mengetahui prinsip-prinsip dari manajemen tersebut. Berikut ini adalah prinsip manajemen yang perlu kita ketahui:

  • Disiplin (Discipline)
  • Wewenang dan Tanggung jawab (Authority and responsibility)
  • Kesaturan Pengarahan (Unity of Direction)
  • Kesatuan Perintah (Unity of Command)
  • Penggajian yang adil (Renumeration)
  • Lebih mengutamakan kepentingan umum atau organisasi daripada kepentingan pribadi
  • Hirarki (Hierarchy)
  • Pemusatan (Centralisation)
  • Keadilan (Equity)
  • Tata tertib (Order)
  • Inisiatif (Inisiative)
  • Stabilitas kondisi karyawan (Stabilty tenure of personel)
  • Semangat untuk bersatu
  • Pembagian kerja (Division of Work)

Tujuan Manajemen

Manajemen ada tentunya memiliki tujuan, tujuan yang utama untuk mencapai target yang sudah ditentukan. Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah tujuan-tujuan dibutuhkannya manajemen yang baik:

  • Dapat menentukan strategi yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan.
  • Melakukan evaluasi kerja dan mengkaji ulang situasi yang sudah terjadi dengan tujuan untuk melakukan pneyesuaian strategi jika terjadi hal yang ada diluar strategi.
  • Mengatur dan menjaga kesehatan emosi (individu), keuangan dan semua sektor perusahaan agar perusahaan dapat mencapai profit yang maksimal.
  • Mengevaluasi dan meninjau kembali kekuatan (strenght), kelemahan (weakness), peluang ataupun ancaman yang ada.

Dari Pengertian manajemen diatas dapat disimpulkan manajemen bisa diterapakn dimana saja. Semuanya pasti membutuhkan manajemen, mulai dari suatu yang kecil yaitu manajemen diri hingga manajemen usaha. semuanya memerlukan manajemen, karena dengan adanya manajemen yang baik dan efektif maka kehidupan atau aktivitas menjadi lebih teratur.

Nah sekian pengertian dari manajemen yang bisa kami jelaskan, jika masih ada yang ingin ditanyakan silahkan isi di kotak komentar.

Satu pemikiran pada “Pengertian Manajemen Beserta Fungsi, Prinsip dan Macam-macamnya [LENGKAP]”

Tinggalkan komentar