7 Klub yang Paling Banyak Tampil di Liga Champions Namun Tidak pernah Juara

Liga Champions merupakan salah satu Event sepak bola yang paling bergengsi sejagat raya. Pemain-pemain terbaik di duni saling bersaing untuk memperebutkan piala yang kerap disebut dengan Kuping Besar itu.

7 Klub yang Paling Banyak Tampil di Liga Champion

Sukses membawa Piala Liga Champions merupakan salah satu indikator suksesnya sebuah klub. Jadi tidak heran banyak pemain sepak bola yang bermimpi untuk meraih gelar paling bergengsi tersebut. Namun banyak klub yang tampil di Event ini dan sayangnya tidak pernah meraih gelar Juara, diantaranya :

 

  • DYNAMO KIEV

Klub yang berasal dari Ukraina ini sudah sering mencicipi ketatnya persaingan di Liga Champios. Meskipun begitu, sepertinya Dynamo Kiev atau sering juga disebut Bilo-syni ini belum ditakdirkan untuk menjuarai Liga Champions. Dengan jumlah penampilan terbanyak yaitu dengan 34 penampilan, klub asal Ukraina ini pernah masuk ke semifinal Liga Champions yang berbeda, yakni pada tahun 1977, 1987, dan 1999.

Klub yang Paling Banyak Tampil di Liga Champion
franksfotball.com

Namun sayang, semuanya berakhir dengan kekalahan, yakni dari Borussia Moenchengladbach, Fc Porto, dan Bayern Munchen. Sebelum kembali berpentas di Liga Champions dan sukses lolos fase grup tahun 2014/2015, Bilo-Syni sejatinya terus berlaga diajang Europa League pasca menuai kegagalan di ajang bergengsi antar klub Eropa di tahun 2012/2013.

gettyimage.com

Walaupun begitu prestasi klub ini di Liga utama Ukraina sangat baik dan sering menjadi juara, klub ini patut diacungi jempol.

  • PANATHINAIKOS

Klub berasal Yunani ini sudah tercatat tampil di kejuaraan Eropa sebanyak 28 kali. Namun sayang, jumlah tersebut tidak bisa dimanfaatkan The Greens dengan baik, bahkan sekalipun tidak pernah mengangkat trofi Liga Champions.

outsideoftheboot.com

 

Sejatinya, Panathinaikos hampir mengangkat si kuping besar. Sayang pada partai final yang digelar di Stadion Wembley, Inggris, pada tahun 1970/1971, skuat yang pada itu diasuh oleh Ferenc Puskas harus mengakui keunggulan rival mereka, Ajax Amsterdam.

Panathianaikos tampil terakhir kalinya di tahun 2010/2011. Dan jika Anda masih ingat dengan kiprah mereka pada saat itu, mungkin Anda akan berpikir sebainya Luis Garcia cs tidak pernah lolos sampai fase grup.

Mereka gagal total, tanpa meraih kemenangan sama sekali. Dengan hasi itu, mereka terpuruk di peringkat terakhir dan pulang lebih awal.

  • OLYMPIAKOS

Seperti rivalnya di Yunani, Panathinaikos, Olympiakos juga termasuk klub yang sering tampil di Liga Champions. Klub ini bermarkas di Piraeus, Yunani, tersebut sudah tampil sebanyak 29 kali, lebih 1 penampilan dari Panathinaikos.

prediksibolatoday.online

Walaupun demikian, capaian tertinggi klub yang memiliki julukan Erythrolefki ini hanya sampai perempat final saja. Itu terjadi pada tahun 1998/1999. Langkah mereka dihentikan oleh Juventus yang berhasil naik ke babak selanjutnya.

Pada musim 2013/2014, Olympiakos hampir bisa menyamai rekor tersebut, namun sayangnya perjuangan Konstantinos Mitroglou cs diakhiri oleh Manchester United. Awalnya, Olympiakos sudah menang 2-0 pada leg pertama, namun saat bertandang ke Old Trafford pada leg ke-2, pasukan Jose Miguel Gonzales tersebut tumbang dengan skor 3-2.

  • ANDERLECHT F.C

Menurut catatan UEFA, Anderlecht merupakan salah satu tim yang banyak tampil di kejuaraan tertinggi di Eropa yaitu, 33 kali. Namun sayang, mereka tidak pernah memenangkan apapun.

youtube.com

Pencapaian tertinggi klub berjuluk Purple & White tersebut adalah di babak semifinal 1982, saat itu Anderlecht melawan Aston Villa. Sayang, langkah skuat yang diasuh oleh Paul van Himst dihentikan secara dramatis, dengan satu gol dari Petr White yang mengakhiri langkah Anderlecht pada saat itu.

media.gettyimages.com

Setelah semifinal tersebut, kini Anderlechr justru lebih banyak berkutat di ajang Piala UEFA (kini dikenal dengan Europa League). Pada kejuaraan Eropa tingkat kedua ini, Anderlecht baru mengoleksi satu gelar, yakni di tahun 1982/1983, saat Kenneth Brylle cs sukses mengalahkan SL Benfica. Sejak tahun 2001/2002, Anderlecht tidak pernah berhasil lolos dari fase grup Liga Champions.

  • GALATASARAY

Galatasaray merupakan salah satu klub raksasa Turki. Walaupun begitu, ketika dihadapkan dengan klub dengan klub-klub kuat Eropa lainnya Galatasaray mengalami kesulitan. Di turnamen tingkat Eropa, Cimbom sering gagal memenuhi kebahagiaan penggemarnya.

images.performgroup.com

Satu-satunya langkah yang membanggakan yang pernah diukir oleh Galatasaray adalah saat mereka sukses melenggang ke babak semifinal di tahun 1988/1989. Sayangnya, di babak tersebutm pasukan Mustafa Denizli malah jadi lumbung goal bagi Steaua Bucharest yang mengubur harapan mereka tampil di Final.

static.nyt.com

Sementara, di dalam format Liga Champions yang baru, Galatasaray mencatat langkah terjauh mereka di babak perempat final pada tahun 2013. Pada saat itu, mereka gugur akibat kalah dari klub raksasa Spanyol Real Madrid.

Di sisi lain, Galatasaray menjadi satu-satunya tim Turki yang sanggup mengangkat trofi piala Eropa. Yakni setelah meraih gelar Piala UEFA pada tahun 2000,  setelah menang 4-1 atas Arsenal di Stadion Parken, Kopenhagen, Denmark.

  • CSKA Sofia

Pada tahun 1980-an, CSKA Sofia menjadi perhatian lebih bagi tim-tim kuat yang berlaga di ajang Liga Champions (masa itu bernama European Champions Club Cup). Wajar saja, karena pada waktu itu klub asal Bulgaria ini memberi kejutan demi kejutan di ajang bergengsi itu.

youtube.com

The Armymen julukan dari CSKA Sofia, sudah tercatat mengikuti ajanng bergengsi ini selama 25 kali. Dalam sejarahnya, mereka pernah mengalahkan dua juara bertahan, yaitu Nottinghan Forest (1981) dan klub besar Inggris Liverpool (1982). Bahkan, jika CSKA Sofia tidak mengalami kekalahan 0-4 di leg kedua melawan Bayern Munchen, CSKA Sofia bisa melangkahkan kaki ke partai puncak.

Walaupun pernah tercatat sebagai tim yang tangguh, hal itu kini tak berlaku ketika turnamen mengalami perombakan besar-besaran dan berganti nama menjadi Liga Champions. Sejak saat itu, nama besar CSKA Sofia tenggelam dan tak pernah muncul dengan catatan tak pernah bisa menjuarai turnamen antar klub Eropa.

  • Arsenal

Ya klub yang satu ini tidak asing bagi kita, sejak tahun 1971/1972, klub raksasa Inggris asal London ini tercatat sudah 20 kali berkancah di Liga Champions, tetapi sama sekali tidak pernah mampu meraih satu gelar pun.

youtube.com

Walau demikian, The gunners sebenarnya pernah, setidaknya memiliki kans besar untuk meraih titel bergengsi terbesar antar klub Eropa tersebut ketika berhadapan dengan klub raksasa Spanyol Barcelona di Stade De France, Paris, Prancis, pada tahun 2005/2006. Gol dari bek Sol Campbell di paruh pertama sempat menaikkan harapan skuat Arsene Wenger kala itu.

Sayangnya, keunggulan tersebut hanya sementara setelah dua pemain Barcelona, Samuel Eto’o dan Juliani Belletti justru mampu membawa Blaugrana mengakhiri perlawanan Arsenal. Dengan hasil tersebut otomatis mengubur Impian Thiery Henry cs meraih trofi Kuping besar untuk pertama kalinya.

Tinggalkan komentar