Ekosistem Hutan Hujan Tropis Beserta Ciri-ciri dan Manfaatnya

Pengertian dan Ciri-ciri Hutan Hujan Tropis

Ekosistem Hutan Hujan Tropis – Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi oleh berbagai jenis pepohonan dan tumbuhan lainnya. Hutan memiliki fungsi sebagai penampung karbon dioksida, habitat atau tempat tinggal berbagai jenis hewan, penghasil oksigen, dan merupakan salah satu aspek biosfer bumi yang sangat penting.

Hutan memiliki banyak jenis dan macamnya. Namun, dikesempatan kali ini kita akan membahas tentang hutan hujan tropis secara lengkap. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, manfaat, jenis-jenisnya, hingga flora dan fauna yang hidup di dalamnya.

Pengertian Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Ekosistem hutan hujan tropis
alanreynaldiforeister.wordpress.com

Ekosistem hutan hujan tropis merupakan ekosistem yang  berada di hutan dan memiliki keragaman organisme yang tinggi, dengan ciri khas seperti iklim yang lembab dan curah hujan yang tinggi. Ekosistem ini hanya terdapat pada daerah yang beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi.

Hutan hujan tropis terdiri dari kumpulan berbagai jenis pepohonan dan berbagai macam tanaman yang membentuk sebuah bioma hutan dengan suhu yang lembab, hangat dan curah hujan yang sangat tinggi.

Hutan hujan tropis terletak pada garis khatulistiwa  diaantara 23,5 derajat LU (Lintang Utara) hingga 23,5 derajat LS (Lintang Selatan).

Sedangkan berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian yang dilakukan, hutan hujan tropis berkonsentrasi pada koordinat 10 derajat Lintang Utara hingga (LU) 10 derajat Lintang Selatan (LS).

Dengan memperhatikan posisi berdasarkan pada garis lintang, maka hutan hujan tropis hanya terdapat di wilayah Asia Tenggara khususnya di wilayah Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Kemudian di skitar wilayah Afrika khususnya di negara kongo dan sekitarnya. Serta pada wilayah lembah sungai amazon yang meliputi beberapa negara seperti Brazil, Kolombia, Venezuela, dan Bolivia.

Karena wilayah yang dilewati garis khatulistiwa sangat mendukung bagi pertumbuhan dan perkembangkan berbagai jenis makhluk hidup maka, sumber daya hayati yang ada hidup di dalam hutan ini sangatlah banyak dan melimpah.

Lebih dari setengah spesies flora dan fauna yang ada di dunia tersebar di hutan hujan tropis, sebagian dari tumbuhan yang terdapat disana bisa diolah sebagai bahan obat-obatan.

Itulah sebabnya hutan tropis sering dijuluki “Laboratorium Farmasi Dunia” karena hutan hujan tropis mengandung sebanyak 25% tanaman obat modern hingga pada saat ini.

Ciri Ciri Hutan Hujan Tropis

Wilayah tropis selalu disinari oleh cahaya matahari sepanjang tahun karena letaknya yang tepat berada di tengah, sehingga tidak terpengaruh oleh gerak semu tahunan matahari.

Di bulan Desember saat matahari lebih dominan berada di belahan bumi selatan, daerah khatulistiwa akan tetap mendapatkan sinar matahari dan begitupun sebaliknya pada bulan Juni saat matahari lebih dominan di belahan bumi utara maka akan tetap terkena sinar matahari.

Suhu yang selalu hangat dan ditambah juga dengan curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan semua tumbuhan yang hidup disini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Lalu apa yang menjadi perbedaan antara hutan hujan tropis dengan hutan-hutan lainnya ? Berikut ini adalah ciri-ciri yang dimiliki oleh hutan hujan tropis :

1. Mempunyai Pohon yang Tinggi dan Berdaun Lebat

Ekosistem hutan hujan tropis
wacana.com

Karena hutan hujan tropis selalu terkena cahaya matahari sepanjang tahunnya, maka memungkinkan pohon-pohon dapat tumbuh berkembang dengan maksimal. Sehingga pohon-pohon yang tumbuh di daerah yang memiliki batang yang besar, tinggi serta daun yang lebat membentuk kanopi.

Pohon-pohon yang tumbuh di hutan hujan tropis memiliki ketinggian yang bisa mencapai pada ketinggian 50 meter dan berdiameter besar dan memiliki tingkatan atau tingkatan mulai dari tingkatan atas sampai pada tingkatan terendah.

2. Kelembapan Udara Tinggi

Ekosistem hutan hujan tropis
ikhbi.wordpress.com

Faktor yang bisa menyebabkan kelembapan pada udara yang sangat tinggi adalah curah hujan yang sangat tinggi dan juga relatif rutin terjadi sepanjang tahun sehingga tidak memiliki waktu musim kemarau yang jelas.

Bulan-bulan kering umumnya terjadi pada kurang dari 3 bulan saja. Tanah hutan hujan tropis banyak sekali mengandung air. Kadar kelembapannya yang sangat tinggi disebabkan oleh banyaknya uap air yang berasal dari -daun-daun dan kemudian menguap ke atas atsmosfer.

3. Mempunyai Vegetasi Tanaman Berlapis

Biasanya pada hutan hujan tropis tidak ditemukan celah kosong diantara lantai hutan dengan pohon-pohon yang tinggi. Karena diantaranya juga teradapat banyak jenis tanaman yang memiliki ketinggian yang berbeda-beda.

Mulai dari tingkatan A hingga dengan tingkatan E. Pada tingkat A terdiri dari pohon yang memiliki ketinggian lebih dari 30 meter dan memiliki batang yang lurus dan bersifat menyukai lindungan.

Sementara itu pada tingat B terdiri atas pohon-pohon yang memiliki banyak cabang dan saling menyinggung satu sama lain dan membentuk seperti kanopi dan memiliki ketinggian dari 20 hingga 30 meter.

Pada tingkat C pepohonan tersusun dari ohon yang memiliki ketinggian berkisar antara 4 hingga 20 meter dan memiliki banyak ranting yang membentuk tajuk pohon yang sangat rapat.

Pada tingkatan berikutnya di tingkat D terdiri dari anak-anak pohon. Berbagai macam jenis tanaman herba, tanaman pakuan besar, palm dan memiliki ketinggian 4 meter dari atas permukaan tanah.

Dan tingkatan terakhir adalah tingkatan E yang merupakan lapisan tanaman pendek yang memiliki fungsi sebagai penutup lantai hutanm, seperti tanaman lumut dan jamur.

4. Sinar Matahari Tidak Mampu Menjangkau Dasar Hutan

Ekosistem hutan hujan tropis
metaluwitasari.wordpress.com

Karena struktur hutan hujan tropis berlapis-lapis vegetasi mulai dari tingkat A hingga tingkat E dan juga membentuk seperti kanopi dan tajuk yang sangat rapat menyebabkan matahari tidak bisa menjangkau dasar lantai hujan sehingga membuat tanah menjadi sangat lembab dan banyak ditumbuhi oleh lumut dan jamur.

5. Terdapat Genangan Air di Dasar Hutan

Genangan air yang terdapat pada dasar hujan disebabkan oleh musim hujan dimana hampir setiap waktu air hujan membasahi hutan dan tanah yang sudah penuh untuk menampung air sehingga membentuk sebuah genangan yang juga terdapat biota di dalamnya.

6. Mempunyai Daya Regenerasi Tinggi

Secara alami hutan sudah diciptakan memiliki kemampuan untunk menanggulangi terjadinya kerusakan atau kerusakan yang sudah terjadi. Contohnya ada sebatang pohon yang tumbang karena terjangan angin yang kencang atau badai.

Sehingga menyebabkan tajuk terbuka menjadi lebar membuat cahaya matahari bisa mencapai dasar hutan. Kondisi yang seperti inilah yang bisa membuat tumbuhnya banyak semak dan anakan pohon yang nanti akan menjadi tinggi dan membetuk sebuah tajuk yang baru spserti sebelumnya.

Namun perlu diingat, regenrasi seperti ini bisa terjadi apabila kerusakan yang terjadi dilibatkan dalam skala kecil oleh alam dan buka kerusakan yang disebabkan oleh intervensi manusia.

Ekosistem hutan hujan tropis rusak disebabkan oleh tindakan manusia, maka siklus regenerasinya akan terhenti. Jadi ini, merupakan sebuah eksresi yang sangat nyata agar kita melindungi hutan. Karena manfaat hutan sangatlah penting untuk kehidupan makhluk hidup di bumi lainnya.

7. Tumbuhan Epifit Menempel di Pepohonan

 

Manfaat dan Fungsi Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis memiliki beberapa fungsi dan manfaat, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Sebagai Penyeimbang Ekosistem Dunia

Bukan hanya berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem yang ada di suatu wilayah saja, akan tetapi hutan hujan tropis memiliki fungsi sebagai penyeimbang ekosistem di seluruh dunia. Manfaat hutan hujan tropis sangat luas. Hutan ini merupakan habitat alamai dari berbagai macam jenis fauna dan flora.

Hal tersebut sangat baik untuk keseimbangan alam secara menyeluruh yang ada di bumi ini.

2. Sebagai Penyuplai Oksigen

Hutan hujan tropis merupakan penyuplai tersbesar oksigen di bumi, hampir 80% oksigen yang berada di bumi berasal dari hutan hujan tropis. Hal ini disebabkan karena hutan hujan tropis banyak sekali ditumbuhi oleh pohon-pohon yang melakukan proses fotosintesis. Sehingga banyak oksigen yang diproduksi dalam jumlah yang banyak.

3. Sebagai Daerah Resapan Air

Hutan hujan tropis adalah salah satu jenis hutan yang memiliki fungsi sebagai daerah penyerap air. Hutan ini memiliki curah hujan yang tinggi dibandingkan dengan hutan-hutan lainnya yang ada di bumi.

Hal tersebut membuat daerah hutan hujan tropis tidak mengalami kekurangan air dan kekeringan sama sekali karena selain memiliki curah hujan yang sangat tinggi, manfaat hutan hujan tropis bagi kehidupan sangatlah penting.

Selain itu, hutan hujan tropis mempunyai fungsi untuk menjaga siklus air, mulai dari hujan dan kemudian masuk ke dalam tanah lalu mengalir ke sungai serta akhirnya kembali menguap dan membentuk awan.

4. Mencegah Banjir dan Tanah Longsor

Hutan hujan tropis merupakan daerah yang memiliki fungsi sebagai resapan air. Oleh sebab itu dapat mencegah bencana-bencana alam seperti tanah longsor dan banjir.

5. Sebagai Habitat Satwa

Ekosistem hutan hujan tropis
verseofuniverse.blogspot.com

Hutan hujan tropis mempunyai fungsi sebagai penyeimbang eksistem. Hutan ini merupakan pusat habitat bagi para satwa yang hidup di sekitar daerah hutan hujan tropis. Selain itu, hutan ini merupakan sumber makanan untuk para satwa, karena menyediakan sumber makanan yang berlimpah.

6. Sebagai Sarana Pariwisata

Hutan hujan tropis juga memiliki manfaat lainnya yaitu bisa dijadikan sebagai sarana wisata alam yang menakjubkan. Anda bisa membuat rute tracking atau belajar mengenal alam lebih luas lagi.

7. Sarana Lokasi Penelitian

Hutan tropis digunakan oleh peneliti untuk menemukan berbagai macam penelitian baru yang sebelumnya belum di eksplor, hal ini tidak jarang terjadi.

8. Mengatur Siklus Hujan

Hutan hujan tropis memiliki kapasitas yang besar untuk menampung banyak air. Hutan ini juga memiliki banyak jenis pepohonan yang bisa berfotosintesis dengan baik sehingga bisa melepaskan uap air dalam proses tersebut.

9. Sumber Dari Obat-Obatan Alami

Hutan hujan tropis banyak ditumbuhi oleh berbagai macam tumbuhan, dan biasanya banyak terdapat tanaman obat-obatan modern yang hingga sekarang masih digunakan.

Jenis Hutan Hujan Tropis di Indonesia

Hutan hujan tropis terdiri dari beberapa jenis yaitu :

1. Hutan Hujan Pegunungan Tinggi

Ekosistem hutan hujan tropis
fastrans22.blogspot.com

Hutan hujan pegunungan memiliki beberapa ciri-ciri diantaranya:

  • Tumbuh di dataran dengan ketinggian 1500-2400 meter.
  • Jenis-jenis vegetasinya lebih sedikit dibanding hutan hujan pengunungan daerah rendah.
  • Lebih di dominasi oleh pohon yang memiliki ukuran yang sangat besar dan berdaun kecil.
  • Banyak ditemukan epifit yang menempel pada pepohonan.

2. Hutan Hujan Pegunungan Rendah

Ekosistem hutan hujan tropis
jhanalexis.wordpress.com

Ciri-ciri :

  • Tempat tumbuh di dataran ketinggian 500-1500 meter
  • Ketinggian pohon bisa dibedakan menjadi 3 tingkatan.
  • Tingkatan teratas adalah pohon tertinggi seperti pohon cemara.

3. Hutan Hujan Tropis Dataran Rendah

Ekosistem hutan hujan tropis
pffiellavevania.blogspot.com

Ciri-ciri :

  • Banyak ditemukan berbagai jenis tumbuhan.
  • Tersebar di wilayah barat dan timur Indonesia.
  • Tumbuhan pohon berdaun jarum di wilayah timur seperti di Papua.

4. Hutan Subalpin/Hutan Berlumut

Ekosistem hutan hujan tropis
fkhbanjarnegara.com

Ciri-ciri :

  • Tumbuh pada ketinggian 2400-4000 meter
  • Pohon-pohonnya rapat dengan ciri kanopi rendah.
  • Batang pohonnya membengkok dan diselimuti dengan tumbuhan lumut.

5. Hutan Pantai

Ciri-ciri :

  • Terdapat di belakang pantai berpasir.
  • Lebih di dominasi dengan tumbuhan seperti dadap, pandan laut, dan cemara laut.
  • Susunan tumbuhan yang terdapat di daerah basah dan kering relatif serupa.

6. Hutan Mangrove

Hutan mangrove memiliki ciri khas yang sangat unik, diantaranya :

Ciri-ciri :

  • Tumbuhan di pantai berlumpur.
  • Airnya bersifat payau.
  • Umumnya terdapat pada zona pionir, nipah, burus, dan hutan rawa gambut.
  • Sangat dipengaruhi oleh pasang surut air laut.

7. Hutan Rawa Gambut

Ciri-ciri :

  • Zat hara yang terkandung sangat rendah.
  • Terdapat pada lahan basah pesisir dan daratan.
  • Lapisan gambut sangat tebal.
  • Pohon yang tumbuh berukuran kecil.

8. Hutan Rawa Air Tawar

Ciri-ciri :

  • Terletak diantara dua sungai yang bedekatan dengan pantai.
  • Digenangi oleh air tawar secara permanen atau musiman.
  • Tanahnya bersifat subur.
  • Memiliki lapisan gambut yang tipis.
  • Ditumbuhi pohon yang berukuran lebih besar.

9. Hutan Kerangas

Ciri-ciri :

  • Tanahnya bersifat masam dan sangat sedikit mengandung unsur hara.
  • jarang pohon yang tumbuh.
  • Kanopi pada pohon terbuka.
  • Banyak ditumbuhi oleh pohon jenis bambu.

10. Hutan Batu Kapur

Ciri-ciri :

  • Hidup flora dan habitat yang khas.
  • Memiliki jenis flora endemik dan langka.

11. Hutan Batu Ultra Basik

Ciri-ciri dari hutan batu ultra basik :

  • Tanahnya sangat banyak mengandung unsur besi dan magnesium.
  • Jenis vegetasinya sangat bervariasi, mulai dari semak hingga pohon yang sangat tinggi.

itulah penjelasan singkat tentang ekosistem hujan tropis, ciri-ciri hutan hujan tropis, pengertian hutan hujan tropis, bioma hutan hujan tropis, gambar hutan hujan tropis, fungsi hutan hujan tropis bagi makhluk hidup dan jenis hutan hujan tropis.

Semoga bisa menambah wawasan kamu dalam memahami ekosistem hutan hujan tropis.

Satu pemikiran pada “Ekosistem Hutan Hujan Tropis Beserta Ciri-ciri dan Manfaatnya”

  1. Terlalu banyak manfaat hutan tropis ini sampai dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk di bakar or illegal logging huufftt

Tinggalkan komentar